BERITA

Detail Berita

MPLS Ramah 2026 SMAN 1 Mentaya Hilir Selatan Berlangsung Sukses, Cetak Awal Generasi BERLIAN yang Berkarakter

Sabtu, 18 Juli 2026 19:33 WIB
4 |   -


Samuda, 17 Juli 2026
– SMAN 1 Mentaya Hilir Selatan telah sukses melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 selama lima hari, mulai tanggal 13 hingga 17 Juli 2026. Mengusung tema "Ramah, Hari Baru, Aman, dan Nyaman di Sekolah", kegiatan ini menjadi langkah awal bagi murid baru untuk mengenal lingkungan sekolah, membangun karakter, serta menumbuhkan semangat belajar sebagai bagian dari keluarga besar SMAN 1 Mentaya Hilir Selatan.

Pelaksanaan MPLS Ramah diselenggarakan sesuai dengan Panduan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 yang menekankan kegiatan yang edukatif, inklusif, aman, nyaman, menyenangkan, serta bebas dari segala bentuk perpeloncoan dan kekerasan. Selama lima hari pelaksanaan, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar berkat kerja sama panitia, guru, tenaga kependidikan, pengurus OSIS, orang tua, dan berbagai narasumber.

Pembukaan MPLS Berlangsung Khidmat

Rangkaian MPLS Ramah diawali pada Senin (13/7) dengan registrasi peserta, pengondisian barisan, dan orientasi lapangan. Selanjutnya seluruh murid baru mengikuti Upacara Bendera Pembukaan MPLS Ramah 2026 yang dilaksanakan di lapangan SMAN 1 Mentaya Hilir Selatan.

Bertindak sebagai Pembina Upacara, Kepala SMAN 1 Mentaya Hilir Selatan, Bapak Fathurrahman, S.Pd., secara resmi membuka kegiatan MPLS Ramah Tahun Ajaran 2026/2027.

Dalam amanatnya, beliau mengajak seluruh murid baru untuk menjadikan masa SMA sebagai kesempatan membentuk karakter, meningkatkan prestasi, serta mengembangkan potensi diri agar mampu menjadi generasi yang beriman, kreatif, inovatif, berdaya saing, dan peduli terhadap lingkungan.

Sebagai tanda dimulainya kegiatan, Kepala Sekolah melakukan pemasangan tanda peserta MPLS kepada perwakilan murid baru. Momentum pembukaan juga diwarnai dengan penyerahan simbolis murid baru dari perwakilan orang tua kepada pihak sekolah, sebagai bentuk amanah dan kepercayaan orang tua kepada sekolah dalam mendidik, membimbing, dan membina putra-putri mereka selama menempuh pendidikan di SMAN 1 Mentaya Hilir Selatan.

Setelah upacara, peserta mengikuti Pertemuan Pagi Ceria yang berisi motivasi sukses belajar melalui Internalisasi Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Melalui kegiatan tersebut, murid baru diajak membangun kebiasaan positif sebagai bekal menghadapi kehidupan belajar di jenjang SMA.

Kegiatan hari pertama kemudian dilanjutkan dengan pemaparan mengenai visi, misi, sejarah sekolah, fasilitas, serta budaya sekolah yang disampaikan langsung oleh Kepala Sekolah sehingga peserta semakin mengenal identitas dan karakter SMAN 1 Mentaya Hilir Selatan.

Memahami Kurikulum dan Budaya Sekolah

Memasuki hari kedua, kegiatan diawali dengan Senam Anak Indonesia Hebat dan pembiasaan membaca amalan pagi.

Materi utama hari kedua disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Ibu Miyke Arianti, S.Pd., mengenai Pengenalan Struktur Kurikulum Merdeka dan Strategi Belajar Efektif, dengan dipandu oleh Bapak Ahmad Hendra H., S.Psi.

Dalam sesi tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai struktur kurikulum di jenjang SMA, sistem pembelajaran, mata pelajaran, hingga strategi belajar yang efektif agar mampu mencapai prestasi akademik maupun nonakademik.

Selanjutnya, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan memberikan materi mengenai budaya sekolah, tata tertib, hak dan kewajiban murid, serta pentingnya membangun disiplin positif sebagai bagian dari karakter peserta didik.

Mengenali Potensi Diri dan Membangun Sekolah Aman

Pada hari ketiga, peserta mengikuti Paket Asesmen dan Diagnostik Terpadu yang meliputi asesmen kondisi sosial emosional, literasi, numerasi dasar, serta identifikasi bakat dan minat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Tim Kurikulum bersama Guru Bimbingan dan Konseling sebagai dasar bagi sekolah untuk mengenali karakteristik setiap murid sehingga layanan pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik.

Masih pada hari yang sama, Guru BK memberikan materi mengenai pencegahan kekerasan, perundungan (bullying), dan kenakalan remaja. Melalui diskusi interaktif, murid baru diajak memahami pentingnya menghargai sesama, membangun komunikasi yang sehat, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.

Mengenalkan Budaya Lokal dan Organisasi Sekolah

Hari keempat diisi dengan materi Kearifan Lokal: Eksplorasi Budaya dan Adat Istiadat Dayak yang disampaikan oleh Damang Kepala Adat.

Peserta dikenalkan pada nilai-nilai budaya lokal Kalimantan Tengah, semangat Huma Betang, toleransi, gotong royong, serta pentingnya menjaga keberagaman sebagai bagian dari identitas bangsa.

Selanjutnya, Pengurus OSIS memperkenalkan organisasi siswa serta berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang tersedia di SMAN 1 Mentaya Hilir Selatan. Melalui sesi ini, murid baru memperoleh gambaran mengenai berbagai wadah pengembangan minat, bakat, kepemimpinan, olahraga, seni, maupun akademik yang dapat mereka ikuti selama bersekolah.

Ditutup dengan Edukasi Bahaya NAPZA dan Aksi Peduli Lingkungan

Hari terakhir MPLS diawali dengan Senam Anak Indonesia Hebat sebelum peserta mengikuti penyuluhan mengenai bahaya NAPZA dan Judi Online yang disampaikan oleh narasumber dari Kepolisian.

Sebagai implementasi nilai kepedulian terhadap lingkungan, seluruh peserta kemudian melaksanakan aksi kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah serta penanaman pohon di kawasan sekolah. Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen warga sekolah dalam mewujudkan lingkungan belajar yang bersih, hijau, dan nyaman.

Rangkaian MPLS Ramah 2026 ditutup melalui Upacara Penutupan yang dipimpin oleh Kepala SMAN 1 Mentaya Hilir Selatan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, guru, tenaga kependidikan, pengurus OSIS, narasumber, serta orang tua yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan MPLS.

Beliau juga mengajak seluruh murid baru untuk menjadikan pengalaman selama MPLS sebagai awal dalam membangun karakter, meningkatkan kedisiplinan, serta mengembangkan prestasi selama menempuh pendidikan di SMAN 1 Mentaya Hilir Selatan.

Awal Perjalanan Menjadi Generasi BERLIAN

Berakhirnya MPLS Ramah 2026 menandai dimulainya perjalanan para murid baru sebagai bagian dari keluarga besar SMAN 1 Mentaya Hilir Selatan. Berbagai materi yang telah diterima selama lima hari diharapkan menjadi bekal untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah, menjalin hubungan yang positif dengan warga sekolah, serta membangun semangat belajar yang tinggi.

SMAN 1 Mentaya Hilir Selatan terus berkomitmen menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan menggembirakan, sejalan dengan visi sekolah dalam mewujudkan Generasi BERLIAN (Beriman, Kreatif, Inovatif, Berdaya Saing Global, dan Peduli Lingkungan) yang siap menghadapi tantangan masa depan.


Komentar

×
Berhasil membuat Komentar
×
Komentar anda masih dalam tahap moderator
1000
Karakter tersisa
Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini